Japanese vs Mandarin: Mana yang Lebih Mudah Dipelajari?




Mempelajari dua bahasa besar di Asia Timur seperti Bahasa Jepang dan Mandarin memang menarik. Keduanya sama-sama menggunakan karakter Tionghoa (kanji/hanzi). Namun, ternyata memiliki perbedaan mendasar dari segi sistem penulisan, tata bahasa, dan pengucapan.


Yuk kita bahas perbedaan keduanya berdasarkan pengalaman belajar.


Japanese

  1. Harus Menguasai 3 Tulisan
    Dalam bahasa Jepang, kamu harus mempelajari hiragana, katakana, dan kanji.

  2. Kanji Memiliki Banyak Cara Baca
    Satu karakter kanji bisa punya beberapa cara baca (onyomi dan kunyomi) tergantung konteks. Ini sering membingungkan pemula.

  3. Tata Bahasa Lebih Kompleks
    Bahasa Jepang memiliki struktur kalimat yang lebih rumit. Kata kerja berubah bentuk sesuai waktu, sopan santun (keigo), dan subjek.

  4. Pelafalan Lebih Mudah
    Jepang tidak punya sistem nada seperti Mandarin. Pelafalan lebih konsisten dan dekat dengan bunyi yang bisa dipelajari oleh orang Indonesia.


Mandarin

  1. Hanya Menggunakan Hanzi + Pinyin
    Mandarin tidak memiliki sistem alfabet tersendiri. Penulisannya menggunakan hanzi (karakter Tionghoa), dan dibantu dengan pinyin (transkripsi latin) untuk pelafalan. Tapi jumlah karakter hanzi sangat banyak dan harus dihafal satu per satu.

  2. Bacaan Hanzi Lebih Konsisten
    Tidak banyak variasi cara baca untuk satu karakter hanzi.

  3. Tata Bahasa Lebih Sederhana
    Struktur kalimat Mandarin lebih simpel dibanding Jepang. Tidak ada perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu atau subjek.

  4. Pelafalan Lebih Sulit
    Mandarin memiliki 4 nada utama dan 1 nada netral. Nada berbeda berarti arti berbeda. Contoh:

    • mā (ibu)

    • má (rami)

    • mǎ (kuda)

    • mà (memarahi)

  5. Kosakata Lebih Pendek tapi Rawan Tertukar
    Banyak kata hanya terdiri dari 1–2 suku kata, sehingga meskipun terlihat mudah diingat, kata-kata ini bisa mudah tertukar jika nadanya salah.



Kesimpulan: Mana yang Lebih Mudah?

Mandarin cocok untuk kamu yang ingin tata bahasa simpel tapi siap menghadapi tantangan pelafalan dan hafalan karakter.

Jepang cocok jika kamu lebih nyaman dengan pelafalan yang mudah, meskipun harus mempelajari banyak aturan dan tiga sistem tulisan.


Semua kembali ke tujuan belajar dan gaya belajarmu. Apa kamu tim Mandarin atau tim Japanese?


Komentar