Dulu aku memilih belajar bahasa Jepang karena:
1. Tertarik budaya dan animenya
2. Terdengar lebih keren
3. Banyak teman yang juga suka Jepang.
Tapi setelah belajar, aku sadar beberapa hal yang bikin aku sedikit menyesal:
1. Kanji Jepang berasal dari Hanzi Mandarin
Hanzi (Mandarin) adalah asal-usul Kanji (Jepang).
Banyak karakter ditulis mirip, bahkan sama secara bentuk dan makna dasar.
Contoh: 山 = gunung, 水 = air, 火 = api
Jadi menurutku, kalau sudah bisa mengenali Hanzi lebih dulu, akan jadi lebih cepat memahami Kanji Jepang.
2. Nada dan logika pelafalan bantu telinga peka
Mandarin punya 4 nada yang bisa melatih kepekaan telinga sejak awal.
Saat pindah ke bahasa Jepang (yang tidak bernada, tapi tetap punya intonasi), akan lebih peka mendengar aksen dan pelafalan.
3. Mindset "belajar karakter" sudah terbentuk
Banyak pelajar Jepang yang kaget karena harus hapal ribuan karakter Kanji setelah menghapal karakter Katakana dan Hiragana.
Tapi kalau sudah belajar Mandarin lebih dulu, tidak akan kaget karena sudah terbiasa dengan sistem hapalan karakter.
4. Latihan menulis tangan jadi lebih ringan
Menulis Hanzi itu lebih kompleks daripada Kanji.
Kalau sudah bisa menulis Hanzi, menulis Kanji (yang biasanya lebih sedikit goresannya) akan terasa lebih mudah dan cepat.
Tapi aku Gak 100% Menyesal
Bahasa Jepang tetap membuka wawasan dan melatih ketekunan, tapi kalau bisa ulang dari awal, aku bakal pilih belajar Mandarin dulu, baru lanjut ke Jepang.
Kalau punya target untuk bisa dua-duanya, menurutku belajar Mandarin dulu bisa jadi langkah strategis yang sangat menguntungkan.
Komentar
Posting Komentar