Dulu aku suka membaca novel dan komik. Setiap kali membaca, aku seolah masuk ke dunia yang membuatku ingin menciptakan ceritaku sendiri. Dari situlah aku mulai menulis. Awalnya hanya cerita-cerita pendek yang tidak jelas arah dan bahasanya.
Saat kuliah, aku memberanikan diri untuk ikut komunitas menulis. Alasannya aku ingin diakui. Aku ingin orang lain melihat bahwa aku punya bakat. Tapi ternyata tidak semudah itu.
Tulisanku masih berantakan. Tata bahasaku belum terarah. Setiap kali mengikuti lomba, tak ada yang lolos. Setiap kali gagal, aku mulai berpikir, “Apa aku memang nggak berbakat nulis?”
Namun di tengah keputusasaan itu, ada satu momen yang sempat memberiku harapan. Puisiku dan novel estafetku berhasil dibukukan. Itu adalah buku pertamaku. Meskipun bukan buku tunggal, tapi cukup membuatku merasa bangga. Aku pikir saat itu akhirnya akan mendapat pengakuan, terutama dari orang tuaku.
Namun kenyataannya tidak begitu. Respon yang kuterima hambar. Tidak ada ucapan bangga ataupun dukungan. Aku kecewa. Aku merasa semua perjuanganku sia-sia. Aku berhenti menulis.
Setelah waktu berlalu, aku baru menyadari satu hal: mungkin semua proses itu bukan tentang menang lomba atau membuat orang lain kagum, tapi tentang aku sendiri. Tentang bagaimana aku mencari tahu siapa diriku, apa yang membuatku hidup, dan bagaimana aku ingin menyampaikan diriku ke dunia.
Buku pertamaku, walaupun kecil, adalah bukti bahwa aku pernah berjuang menemukan jati diriku lewat tulisan. Meskipun sempat berhenti, menulis tetap jadi bagian dari diriku yang tak bisa hilang.
Mungkin sekarang saatnya aku menulis lagi. Bukan untuk lomba. Bukan untuk pengakuan. Tapi untuk diriku sendiri.
Judul Novel : ASRAMA HANTU GENDENG Penulis : Oke Sudrajat dan SAMANTA (Sembilan Wanita): 1. Fitria Pratnasari 2. Lina Wijaya 3. Arumi Ekowati 4. Naminist Popy 5. Olivia Magda Gunawan 6. Noviana Hamid 7. Aiu Hidayah 8. Titis Nariyah 9. Veronica
Genre : Komedi Jumlah Hal : 212 Hal Harga : Rp. 32.000, Penerbit : Anza
Sinopsis : Seketat-ketatnya asrama, tentu saja ada saat-saat luang yang bisa digunakan penghuninya buat gokil-gokilan, malahan anak asrama konon lebih gokil. Ada saja ulahnya... Tapi gimana kalo yang masuk asrama itu para hantu? Hah? Hantu masuk Asrama? Kisah hantu Toebil yang masuk menjadi hantu baru di Asrama hantu, benar-benar membuat keadaan asrama yang tadinya serem jadi rame dan banyak kisah lucu. Apalagi penghuni asrama milik Ki Gendeng Keblinger ini semuanya bikin para hantu jadi makin gendeng dan super keblinger! Benar-benar heboh... Lalu bagaimana hantu Toebil dan kawan-kawan penghuni asrama hantu gendeng ini menumpas teroris yang menyerang pondokan mereka? Hujan kodok jawabannya, Lho kok?

Komentar
Posting Komentar